Home / Nasional / Kendalikan Hartamu Karena Allah

Kendalikan Hartamu Karena Allah

Kendalikan Hartamu Karena Allah

JAKARTA, Bisnis Syariah – Pengusaha adalah profesi yang menjadikan seseorang atau pelakunya senantiasa menghitung untung dan rugi sebagai dasar pertimbangan dalam mengambil suatu keputusan.

Dalam aktivitas bisnis sehari-hari, hal ini sering menjadi keputusan utama. Berbeda dengan seorang muslim. Aqidah dan syariah Islam dijadikan landasan setiap pemikiran dan perbuatannya, Dan tak ketinggalan yang paling esensial adalah menjadikan Rasulullah Saw dan para sahabatnya sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari.

Ada kisah sukses seorang pengusaha muslim di jaman Rasulullah Saw. Ia merupakan salah satu sahabat Rasulullah SAW. Dan dicatat dalam sejarah peradaban Islam sebagai tauladan fenomenal.

Dia adalah Abdurrahman bin Auf, lahir 10 tahun setelah tahun gajah dan meninggal pada usia 72 tahun. Ia termasuk dari delapan orang pertama bersyahadat dan termasuk dari sepuluh orang yang dijamin masuk surga.

Abdurrahman sama seperti kaum muslimin yang lainnya, ia juga tidak luput dari kekejaman dan tekanan kaum kafir Quraisy, tapi ia tetap sabar dan istiqomah. Ia termasuk kaum muslimin yang turut hijrah ke habasyah untuk menyelamatkan diri dan agama  dari tekanan Quraisy. Dan ia termasuk pelopor yang hijrah ke Madinah, di Madinah Rasulullah Saw mempersaudarakan Abdurrahman dengan Sa’ad bin Rabi’ Al-Anshari RA.

Pada suatu hari Sa’ad berkata kepada Abdurrahman, “Wahai saudaraku Abdurrahman ! di Madinah aku termasuk orang yang kaya di antara penduduk Madinah, hartaku banyak. Aku mempunyai dua kebun yang luas dan dua orang pembantu. Pilihlah salah satu kebun itu, akan aku berikan kepada mu. Begitu pula salah satu pembantuku, akan aku serahkan mana yang kau senangi, akan aku nikahkan engkau dengan dia.

Namun sebagai pengusaha dia hanya menjawab, “Semoga Allah melimpahkan berkah kepada saudara, keluarga saudara, dan harta saudara. Dan aku hanya minta tolong kepada saudara menunjukkan di mana letaknya pasar Madinah ini. Setelah Sa’ad menunjukkan tempatnya, mulailah Abdurrahman berniaga di sana, dan berjual beli. Tak lama kemudian terkumpullah uang sekadar cukup untuk mahar menikah.

Pada suatu hari ia datang kepada Rasulullah Saw dengan memakai wangi-wangian. Dan Rasulullah Saw berkata, ”Wah, alangkah wanginya kamu, hai Abdurrahman.” Abdurrahman menjawab, “Saya hendak menikah ya Rasulullah.”

Tanya Rasulullah, ”Apa mahar yang kamu berikan kepada istri mu?” “Emas seberat biji kurma.” Dan berkata Rasulullah, “Adakah kenduri, walau hanya dengan menyembelih seekor kambing. Semoga Allah memberkati pernikahan mu dan harta mu.” Dan berkata Abdurrahman, ”Sejak itu dunia datang menghadap kepada ku, hingga seandainya aku angkat sebuah batu, maka di bawahnya kudapati emas dan perak.”

Namun, sebagai pengusaha sukses, Abdurrahman ternyata mampu mengalahkan kecintaannya terhadap harta dunia. Dengan kekuatan iman kepada Allah, Rasul, dan kehidupan akhirat, Abdurrahman mampu mengatasi masalah yang biasanya sangat sulit bagi pengusaha, yaitu amat cinta dan sayang kepada harta benda. (Rahmat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *