Home / Daerah / Sumsel Syariah / Bila Target Mau Tercapai, BKPM Palembang Harus Kerjakan Ini

Bila Target Mau Tercapai, BKPM Palembang Harus Kerjakan Ini

Bila Target Mau Tercapai, BKPM Palembang Harus Kerjakan IniSUMSEL, BisnisSyariah – Sistem Pusat Informasi Investasi Daerah yang dimiliki Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia (RI) belum terkoneksi dengan BKPM daerah membuat Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (BPM-PTSP) Palembang harus mengejar rencana pembangunan yang melibatkan investor, sampai ke pusat.

Bahkan, sampai Kepala BPM-PTSP, pihaknya harus melakukan paparan dengan BKPM RI, yang diwakili oleh Direktur Pameran dan Sarana Promosi, Andi Maulana di Jakarta beberapa hari lalu.

“Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang sudah menargetkan target investasi sebesar Rp 3,15 triliyun, di tahun 2016. Jadi sejumlah rencana pembangunan dengan melibatkan investor di kota Palembang, sudah mulai disiapkan dan harus berjalan,” jelas Kepala BKPM Palembang, Ratudewa.

Dewa menjelaskan, berdasarkan arahan dari BKPM RI, Palembang harus memulai melakukan pembangunan dengan memanfaatkan investasi. Seperti, pembangunan pusat pergudangan, pusat industri, revitalisasi pasar, serta pembangunan hotel.

“Pembangunan industri menjadi prioritas Palembang dii tahun mendatang. Menurut mereka, kawasan Karya Jaya sebagai rencana pembangunan pergudangan sangat mampu untuk menarik investor untuk realisasinya,” bebernya.

Dewa menambahkan, pembangunan pusat perindustrian di tiga lokasi, yakni di Karya Jaya, Sukarami, serta Gandus sangat mungkin untuk mendapatkan peluang investasi, bahkan investor asing.

Tidak hanya itu, BKPM RI jjuga meminta Palembang juga tidak hanya mengembangkan peluang investasi seperti perdagangan dan jasa industri. Pariwisata juga harus menjadi salah satu bagian penting untuk meningkatkan Pendapatan Asli  Daerah (PAD), seperti hotel, kuliner dan pariwisata.

“Untuk pariwisata, kawasan Pulau Kemaro dan Pulau Kerto masih menjadi target Pemkot untuk dikembangkan, dimana keduanya memiliki peluang investasi yang cukup besar di sektor Pariwisata, jika benar-benar dikelola,” imbuhnya.

Dia merasa optimis jika target investasi yang telah ditetapkan tersebut dapat tercapai, apalagi ada dua investor kelas kakap seperti, akan dilakukannya pembangunan hotel berbintang yang akan dibangun di tepian Sungai Musi.

Dimana kerjasama bersama Indonesia Trade Development Cooperation (ITDC), telah disepakati melalui penandatanganan kerjasama antara investor dan Pemkot Palembang.

‪”Bulan lalu kita sudah MoU. Bahkan, beberapa hari kita ke akan ada tinjauan ke pihak investor terkait rencana pembangunan fisik tahap awal yang akan dilakukan,” tuturnya.

Pencapaian target ini “PeDe” dapat dicapai ungkap Dewa, tidak lepas dari penggabungan antara Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan yang memberikan banyak kemudahan. Sehingga pelayanan perizinan dapat lebih cepat.

“Kemarin kami sudah kumpulkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) teknis untuk tidak menghambat pengurusan perizinan. Sesuai keinginan Walikota Palembang,” tandasnya. [rhd]