Home / Daerah / Ini Langkah Kemenag Mempercepat Pencairan Uang Pembatalan Haji

Ini Langkah Kemenag Mempercepat Pencairan Uang Pembatalan Haji

Bimtek Siskohat Bandung 1Bandung, Bisnis Syariah – Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama, Abdul Djamil mengakui, bahwa penyelenggaraan haji itu tak mudah. Sebab, rentang wilayah Indonesia ini sangat luas. Dan, tempat tinggal jemaah pun tersebar dari Sabang sampai Merauke.

“Itu dari segi penyebaran lokasi tempat tinggal jemaah. Belum lagi dilihat dari jumlahnya pendaftar haji. Sangat besar. Namun sayang, kuotanya tidak ditambah tapi malah dikurangi oleh pemerintah Arab Saudi. Sebab, pemerintah Kerajaan Arab Saudi mengeluarkan kebijakan seperti itu bukan tanpa alasan. Tapi, mereka melakukan kebijakan itu untuk memperluas layanan tawaf jemaah,” tandasnya saat membuka kegiatan Bimbingan Teknis Pengelolaan Siskohat Pusat dan Daerah di Bandung, Senin malam, (09/05/2016).

Ia kembali menambahkan, dengan segala keragaman jemaah itu, maka kehadiran Sistem komputerisasi haji terpadu (Siskohat) sangat membantu pemerintah dalam meningkatkan pelayanan kepada jemaah. “Setelah adanya Siskohat yang salah satunya berperan dalam mengatur administrasi data jemaah tugas pelayanan menjadi semakin mudah. Apalagi, sudah terkoneksi secara online ke seluruh Indonesia, membuat penyelenggaraan haji menjadi kian mudah. Termasuk proses pembatalannya,” beber Abdul Djamil.

Sambung dia, dengan keluarnya PMA nomor 29 tahun 2015 tentang penyelenggaraan ibadah haji reguler dari proses daftar haji empat tahap, menjadi dua tahap, kemudian proses pembatalan haji dari tiga sampai empat bulan dipangkas menjadi 11 hari kerja, menjadi bukti bahwa pemerintah memang serius melaksanakan reformasi pelayanan penyelenggaraan haji.

“Bisa nggak begitu, ya, harus bisa. Sebab, teknologi informasi di sini berperan sangat besar. Dan, dari waktu ke waktu perubahan itu terus dilakukan, terutama dalam rangka terus menerus memenuhi kepuasan masyarakat. Saya nggak mau dengar lagi, ada calon jemaah haji  mengeluh sudah tiga bahkan sampai empat bulan uang batal hajinya belum masuk ke rekening jemaah,” pungkas bekas Dirjen Bimas Islam ini kembali. (rio)

  • gus zainal

    ahhh tetap saja cuman menjadi jargon di kemenag……..pembatalan haji orang tua saya karena meninggal dunia sampai saat ini memasuki bulan ke3 tak ada kabarnya dan jawaban pegawai depag cuman cek buku tabungan setiap kali ditanyakan….astagfirullah