Home / Daerah / Sumsel Syariah / Duit FO TAA Siap, PU Diminta Cepat Ajukan Dana

Duit FO TAA Siap, PU Diminta Cepat Ajukan Dana

Bisnis Syariah Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palembang berharap kerjasama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, agar pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan dapat terlaksana.

Kepala BPKAD Kota Palembang, Hoyin Rizmu mengatakan, untuk percepatan pelaksanaan pembangunan diseluruh lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang, seluruh OPD dapat mengajukan Surat Permintaan Pembayaran (SPP) dan Surat Perintah Membayar (SPM) ke pihaknya.

“OPD jangan menunggu, seperti untuk pembebasan lahan Fly Over¬† simpang Tanjung Api-Api (TAA) yang sudah dianggarkan sebesar Rp2,8 miliar. OPD terkait, dalam hal ini Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PU-PR) harus segera mengajukan,” sampainya.

Kepada Bisnis Syariah, Hoyin mengatakan, sesuai perintah Walikota, BPKAD diminta berperan aktif dalam percepatan pencairan, demi kelancaran pelaksanaan berbagai macam program pembangunan yang dilaksanakan OPD.

Hanya saja, beberapa OPD saat dicek ada yang belum mengajukan, dan menyebabkan BPKAD terkesan menghambat. Seperti pencairan untuk pembebasan lahan fly over di Dinas PU-PR.

“Untuk SPP dan SPM UP yang sudah diajukan OPD semuanya sudah cair. Jadi kami tidak pernah menghambat,” tuturnya.

Hoyin berharap kerjasama OPD terkait, karena kewenangan BPKAD hanya terbatas penganggaran dan buktinya sudah ada dalam anggaran, sedang pencairan dapat dilakukan jika OPD sudah memproses SPP dan SPM nya.

Bahkan, untuk persoalan anggaran pembebasan lahan Fly Over (FO) simpang TAA, melalui Kasubbag di Bidang Anggaran dan Perbendaharaan, sudah dilakukan upaya jemput bola ke Dinas PU-PR. Dimana, rencananya hari ini mereka baru akan memgajukan.

“Upaya jemput bola sering kami lakukan, dan terkadang mereka beralasan terkendala kepala OPD yang tidak berada ditempat. Jadi kedepan kami berharap untuk OPD terkait dapat bekerjasama terkait pengajuan pencairan. Jangan nanti jika tidak cair kami yang disalahkan, padahal SPP dan SPM nya belum diajukan,” ulasnya.

Terkait anggaran pembebasan lahan fly over, Hoyin memastikan tidak ada masalah karena memang uangnya sudah ada.

“Dari laporan yang disampaikan staf kami, pihak PU-PR sedang mempersiapkan SPD yang akan ditandatangani kepala Dinas PU-PR,” tandasnya. [rhd]