Home / Daerah / Sumsel Syariah / Harga Beras Dipagaralam Merangkak Naik

Harga Beras Dipagaralam Merangkak Naik

Bisnis Syariah Harga beras baik di pasar tradisional maupun pasar induk  Kota Pagaralam terpantau mengalami kenaikan. Harga beras yang sebelumnya masih berkisar harga Rp9.000- Rp10.000 perkilogramnya, sejak dua bulan terakhir mencapai harga Rp11.000 perkilogram.

Namun, dibandingkan dengan daerah lain kenaikan ini harga beras ini masih dinggap wajar. Pasalnya, wilayah pagaralam tidak terlalu bergantung kepada daerah lain untuk stok beras, karena Pagaralam termasuk daerah penghasil beras dengan masyarakatnya yang mayoritas adalah petani sehingga meskipun terjadi kenaikan harga, stok beras masih dipastikan aman.

“Memang kenaikan beras ini sudah sejak Desember 2017, yang terpantau oleh kita saat operasi jelang natal dan tahun baru namun kenaikan tersebut tidak berpengaruh dengan kebutuhan beras di pasaran,” ungkap Kabid Perdagangan Disperindagkop Kota Pagaralam Rano Fahlesi kepada Bisnis Syariah, Senin (15/1).

Rano mengatakan,Faktor cuaca saat ini menjadi salah satu faktor naiknya harga beras dipasaran tersebut. Namun, dengan mulainya masuk masa panen, pihaknya yakin kenaikan harga beras ini tidak akan bertahan lama.

“Tidak lamai lagi,banyak petani akan masuj masa panen sehingga harga beras kemungkinan besar akan kembali stabil,” jelasnya.

Lanjut Rano, pihaknya terus melakukan monitoring terhadap kenaikan sejumlah bahan pokok tidak hanya beras namun juga kebutuhan lainya.

“Disperindag dan UPTD pasar rutin tiap hari turun kelapangan guna memantau kesetabilan harga beras maupun harga sembako lainya dipasaran,” tukasnya.

Disinggung tentang adanya kekhawatiran petani beras akan beralih menjadi petani sayur, pihaknya yakin sampai saat ini tidak ada, sebab menurutnya tanah di wilayah pagaralam masih produktif untuk beras, jadi kecil kemungkinan petani akan merubah menjadi petani sayur.

“Untuk saat ini dari lima Kecamatan di Pagaralam tercatat dua kecamatan yang masih dominan masyarakat petani beras yakni, Kecamatan Dempo Utara dan Kecamatan Dempo Selatan,” ungkapnya.[rik]