Home / Ekonomi / Harga Kopra Turun, Petani Banyuasin Menjerit

Harga Kopra Turun, Petani Banyuasin Menjerit

Bisnis Syariah Harga kopra di Kabupaten Banyuasin, turun di awal tahun 2018. Penurunan ini membuat petani makin susah, dijual harganya murah tidak dijual mereka tidak dapat penghasilan.

Seperti yang diungkapkan Pujiani (38) warga Kecamatan Muara Sugihan, petani kopra yang ditemui saat sedang mengelola hasil kopranya. Dia mengatakan harga kopra sekarang turun hingga Rp 1500

“Sebelumnya harga kopra per kilogram Rp 8500 kalau kita jual namun sekarang hanya dibeli Rp 7000 saja oleh para pengepul Kopra turun Rp 1500. Padahal saat ini harga kebutuhan semakin tinggi tapi harga kopra semakin turun. Ketidakstabilan harga ini sejak masuk tahun 2018 ini,” kata petani asal Desa Argo Mulyo kepada Bisnis Syariah.

Masih kata Pujiani petani yang biasa menjual kopra mencapai 2 ton per tiga bulan dari desanya itu, mengaku pendapatannya sebulan saat ini berkurang hingga 30 persen akibat turunnya harga kopra itu.

“Pendapatan saya berkurang, dari Rp 3 juta perbulan, menjadi Rp dua jutaan. Sedangkan wilayah kami ini di dominasi perairan ongkos transportasi mahal, jadi saya juga harus nyari tambahan dengan bertani padi juga yang memang menjadi andalan wilayah Desa kami.” Ucapnya

Dia berharap ada perhatian dari pemerintah terutama dinas terkait. Karena dia tidak ingin harga kopra turun terus dan setidaknya bisa stabil kembali. [rhd/bubun]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *