Home / Daerah / Sumsel Syariah / Pekerja Asal China Dominasi TKA di Lahat

Pekerja Asal China Dominasi TKA di Lahat

Bisnis Syariah Hingga akhir tahun 2017, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Lahat mencatat terdapat 191 orang tenaga kerja asing (TKA) yang bekerja di wilayah Kabupaten Lahat. Dari ratusan TKA itu didominasi pekerja asal China, yakni 186 orang. Sisanya, 2 orang TKA asal Filipina, 1 orang asal Malaysia dan 2 orang asal Thailand.

“Paling banyak tenaga kerja asing asal Cina, mereka bekerja di sub kontraktor PLTU Keban Agung dan PLTU Banjar Sari,” kata Kepala Disnakertrans Kabupaten Lahat,¬† Ismail Hanafi, disampaikan Kabid Pelatihan, Produktifitas dan Penempatan Tenaga Kerja, Suhana SE,¬† Selasa (16/1).

Tenaga kerja asing ini sebagian besar bekerja sebagai tenaga teknisi dan operator alat berat. Namun, keberadaan mereka selalu dipantau petugas Disnakertrans.

“Selama ini dua minggu sekali kami datangi ke lokasi perusahaan, untuk memastikan jumlah tenaga kerja asing. Tapi saat ini karena keterbatasan dana, terkadang kami hubungi lewat handphone saja,” jelasnya.

Disisi lain, Suhana mengungkapkan, masih ada perusahaan yang tidak melaporkan jumlah tenaga kerja asingnya. Meski seharusnya ada atau tidak mempekerjakan TKA, tetap harus menyampaikan laporan melalui email.

“Seperti PT. Green (PLTMH) di Kota Agung tidak melapor. Selama ini perusahaan mengirim laporan lewat email kami, selanjutnya kami cek di lapangan,” tukasnya. [rhd]