Home / Nasional / Haji & Umrah / Kumpul di Soetta, Pengusaha Travel Non PPIU Minta Kemenag Permudah Perizinan PPIU Baru

Kumpul di Soetta, Pengusaha Travel Non PPIU Minta Kemenag Permudah Perizinan PPIU Baru

Kumpul di Soetta, Pengusaha Travel Non PPIU Minta Kemenag Permudah Perizinan PPIU Baru
Ratusan peserta travel non PPIU sedang mengikuti diskusi terbitnya PMA nomor 8 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah.

Jakarta, Bisnis Syariah – Ketua Panitia Diskusi Travel Agent Pra PPIU (Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah), Kholil, SH meminta pemerintah bijaksana dalam menyikapi keberadaan travel non PPIU yang selama ini sedang berusaha berlomba-lomba mengajukan diri sebagai perusahaan PPIU.

“Namun, di tengah jalan, belum lama ini telah terbit Peraturan Menteri Agama (PMA) nomor 8 tahun 2018 tentang Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah yang di dalamnya ada beberapa perubahan peraturan yang secara eksplisit berdampak pada biro penyelenggara wisata yang sedang proses mempersiapkan diri menjadi Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU),” beber Kholil ketika ditemui Bisnis Syariah dalam  kegiatan diskusi travel agent pra PPIU yang diikuti ratusan peserta di salah satu hotel terkemuka di Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Ahad pagi, (15/04/2018).

Padahal, sambung Kholil, travel non PPIU ini butuh perlindungan negara agar kelangsungan hidup usahanya bisa terjamin sesuai dengan Pasal 27 (2) UUD 1945 yang berbunyi : “Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan”.

“Pasal ini berbicara tentang perlindungan dan hak Warga Negara Indonesia dalam hal pekerjaan dan keseluruhan penunjang kehidupan, dengan ukuran kriterianya adalah layak bagi kemanusiaan. Mestinya negara membantu memberikan fasilitas dan memberikan pembinaan kepada travel non PPIU sehingga bisa menjadi PPIU. Tolonglah pemerintah bijaksana mengeluarkan PMA itu, sehingga tidak bertentangan dengan pasal 27 ayat 2 UUD 1945. Itu kuncinya, mas,” pungkas Kholil lagi. (maman suryaman)