Home / Ragam / Kepada Peserta BDSC II Menlu Retno Ingatkan Demokrasi Harus Ditanam Sejak Dini

Kepada Peserta BDSC II Menlu Retno Ingatkan Demokrasi Harus Ditanam Sejak Dini

Bisnissyariah Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi menggelar pertemuan dengan 138 peserta dari 57 negara yang mengikuti Bali Democracy Student Conference (BDSC) II di Nusa Dua, Bali, Rabu (5/11).

Sebelum diadakan acara utama BDSC II pada 6-7 Desember, Menlu Retno mengajak para peserta melakukan diskusi hangat mengenai proses demokrasi.

“Ini forum untuk anak muda, dan mereka bicara mengenai masalah demokrasi,” katanya di Hotel Courtyard, Nusa Dua.

Dalam diskusi, Menlu Retno membahas antara lain bagaimana generasi penerus bangsa meyakini bahwa demokrasi akan membawa kemakmuran maupun kesejahteraan.

“Kemudian kita juga bicara mengenai apa sih yang dihadapi oleh demokrasi pada saat ini. Karena kita tahu negara-negara demokrasi yang sudah matang kita juga melihat adanya tren mengenai masalah anti pluralisme, kemudian populisme xenophobia, dan sebagainya,” paparnya.

Menlu Retno juga membahas peran anak muda dapat berkontribusi terhadap demokrasi yang dinilai harus ditanam sejak muda dengan memperkenalkan masalah-masalah demokrasi.

“Di sinilah kita bicara mengenai masalah nilai dari sejak awal dalam artian bahwa sejak muda maka perlu ditanamkan nilai yang baik antara lain mengenai masalah demokrasi, mengenai masalah toleransi dan sebagainya. Karena demokrasi akan bisa berjalan kalau kita juga menghargai perbedaan karena namanya demokrasi masing masing orang punya pendapat,” lanjutnya.

Oleh karenanya, dengan adanya polemik demokrasi, generasi muda harus saling menghormati perbedaan.

“Menjadi sangat penting artinya bagi sebuah demokrasi untuk berjalan dengan baik untuk membawa kebaikan untuk menyejahterakan rakyat. Dan pada saat kita bicara mengenai masalah kesejahteraan maka bukan kesejahteraan dari segala segelintir orang tapi kesejahteraan buat semua,” tutur Menlu Retno.¬†[wah]