Home / Nasional / Haji & Umrah / Inilah Hasil Pertemuan di BKPM Terkait Polemik Rekam Biometrik Jemaah

Inilah Hasil Pertemuan di BKPM Terkait Polemik Rekam Biometrik Jemaah

Inilah Hasil Pertemuan di BKPM Terkait Polemik Rekam Biometrik Jemaah
Calon jemaah umrah sedang antri rekam biometrik di kantor VFS Tasheel Semarang, Jawa Tengah. (dok/istimewa)

Jakarta, Bisnis Syariah – Pelaksanaan rekam biometrik terhadap calon jemaah yang ingin melaksanakan ibadah umroh di Tanah Suci telah menjadi perbincangan hangat dan kontroversi di tengah-tengah masyarakat. Banyak yang mendukung pelaksanaan itu, karena dianggap sebagai penguatan pelayanan dan perlindungan pemerintah Kerajaan Saudi Arabia terhadap jemaah yang berasal dari seluruh penjuru dunia.

Tapi ada juga yang menolak karena mengkhawatirkan keamanan data jemaah dan kurangnya infrastruktur yang disediakan oleh perusahaan pelaksana perekaman biometrik yang ditunjuk oleh pemerintah Kerajaan Saudi Arabia. Belum lama ini pembahasan soal polemik rekam biometrik yang ditunjuk pemerintah Kerajaan Saudi Arabia sebagai pelaksanaya perusahaan swasta PT VFS Tasheel telah sampai di meja Badan Koordinasi Penanaman Modal.

Bagaimana hasilnya?. Direktur Bina Umrah dan Haji Khusus, Direktorat Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama, Arfi Hatim mengatakan, hasil rapat di BKPM salah satunya berisi tentang pengajuan penundaan atas penerapan perekaman biomterik sebagai salah satu syarat pengurusan visa umrah dan haji khusus. “Itu salah satunya. Baru pengajuan. Jadi belum final,” ujar Arfi saat dihubungi Bisnis Syariah, Kamis pagi, (24/01/2019). (rahmat/bs1)       

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *