Home / Ragam / Beruang Masih Berkeliaran, Warga Takut Menyadap Karet

Beruang Masih Berkeliaran, Warga Takut Menyadap Karet

Bisnissyariah Aktivitas warga di desa Pengaringan Kecamatan Semidang Aji kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) selama sepekan terakhir ini terganggu karena seekor beruang liar.

Warga takut diterkam hewan buas dan bertaring itu yang belum diketahui kini keberadaannya.

Riswan (40), warga setempat menceritakan, beruang itu sempat terlihat sekitar akhir bulan lalu, tengah merusak kandang ayam milik warga bernama Fadrol Tamami, yang berlokasi di seberang jembatan Desa Pangaringan.

Awalnya, kata Riswan, terdengar seperti berkelahi dengan beruang lainnya karena mengeluarkan suara auman yang cukup keras.

“Ada bekas cakaran beruang di kandang,” kata Riswan seperti dilansir dari¬†RMOL Sumsel, Minggu (10/2).

Selang dua hari kemudian muncul kembali. Beruang itu sempat dikepung warga untuk ditangkap saat berada di atas pohon.

Namun begitu beruang itu turun dari atas pohon, warga panik lari tunggang langgang.

Sejak itu tidak nampak lagi di sekitar perkampungan warga. Hanya suara auman yang terdengar dari dalam hutan sekitar desa pada setiap malam selepas magrib.

“Cuma satu ekor itu beruang yang menakutkan warga. Sebelumnya ada empat sampai lima ekor, namun tidak mengganggu. Jika melihat warga, beruang langsung pergi. Nah, yang satu ekor yang ukuran lebih besar dari yang biasanya, warga masih mendengar suara aumannya,” tuturnya.

Menurut Riswan, pihak kepolisian dan BKSDA sudah mendatangi lokasi di mana pertama kali beruang itu terlihat, tetap tak membuat warga tenang.

Kini, warga mulai keluar rumah untuk menyadap karet jelang siang, tak berani dari pukul 5 pagi.

“Sekarang jadi jam tujuh pagi baru berani ke kebun, karena takut masih ada beruang,” tambahnya.[wid]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *