Home / Nasional / Haji & Umrah / Kemenag : Jika Ada yang Persulit Pelunasan dan Penyelesaian Dokumen Haji, Laporkan ke Kami!

Kemenag : Jika Ada yang Persulit Pelunasan dan Penyelesaian Dokumen Haji, Laporkan ke Kami!

Kemenag : Jika Ada yang Persulit Pelunasan dan Penyelesaian Dokumen Haji, Laporkan ke Kami!
Tampilan perpindahan pin secara sistem. (foto : istimewa)

Jakarta, Bisnis Syariah – Kepala Seksi Pendaftaran dan Pembatalan Ibadah Haji Khusus Subdirektorat Perizinan, Akreditasi, dan Bina Penyelenggara Ibadah Haji Khusus, Direktorat Bina Umrah dan Haji Khusus, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, Abdul Muhyi meminta kepada 9 calon jemaah yang pindah pin, dari perusahaan Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) Kharissa Holiday Permai ke Musfiratur, untuk tidak khawatir dengan pengurusan pemberangkatannya.

Sebab, negara sudah mengambil alih keinginan jemaah, sesuai dengan aturan yang berlaku. Dan proses pindah pin secara sistem, sudah dilaksanakan dengan baik. “9 jemaah ini pasti berangkat. Jika ada pertanyaan dari jemaah-jemaah itu atas nasib pengurusan pelunasan ke bank dan pemberangkatan hajinya akan terhambat, akibat belum diberikannya berkas asli oleh PIHK Kharissa, maka bisa saya sampaikan, bahwa tanpa berkas asli di tangan PIHK penerima Musfiratur pun proses pelunasan BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji) khusus di bank penerima setoran haji dan pengurusan dokumen jemaah haji khusus di Kementerian Agama, tetap bisa dilaksanakan. Cukup dengan membawa fotokopi dokumen-dokumen jemaah saja ke bank. Jadi jangan khawatir ya, sebab sudah selesai proses pindah pinnya. Dan tidak akan mengganggu proses keberangkatan jemaah,” tukasnya lagi ketika dihubungi Bisnis Syariah, Jum’at pagi, (22/03/2019).

Tolong, sambung dia, fotokopi dokumen jemaah itu, jangan sampai hilang. “Mohon dijaga betul fotokopi dokumen tersebut, sebab sangat diperlukan untuk Juklak (petunjuk pelaksanaan) pembayaran BPIH Khusus dan penyelesaian dokumen haji khusus. Intinya pemerintah akan selalu membantu jemaah, tidak mempersulit pengurusan jemaah, kalau ada yang mempersulit, laporkan ke kami. Akan kami tindak,” ujar Muhyi kembali ditengah-tengah kesibukannya, mempersiapkan pelaksanaan sosialisasi Juklak pembayaran BPIH Khusus dan penyelesaian dokumen haji khusus kepada seluruh perusahaan PIHK di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada Senin, (26/03/2019) mendatang.

Selain itu, Muhyi menjelaskan, bahwa proses pelunasan haji khusus, sudah terintegrasi secara sistem switching dengan baik.  “Biasanya yang melakukan pelunasan itu PIHK masing-masing. Jarang jemaah yang bayar sendiri. Karena sekarang pakai sistem switching. Lebih memudahkan jemaah, alias tidak merepotkan jemaah,” tandasnya lagi.

Berikut ini adalah nama-nama jemaah yang terkait dengan permohonan pindah pin tersebut. Yaitu Alimuddin Ali Duri nomor porsi 3000773741, Suyanti Sukardi Sukarmun nomor porsi 3000773737, Aryaman nomor porsi 3000208215, Yunaenih nomor porsi 3000208214, Husna nomor porsi 3000199874, Jahuri Sanim Arifin nomor porsi 3000206633, Maftuhah Baharudin Hajali nomor porsi 3000206643, Syafei Jalis Hamzah nomor porsi 3000756566, Eliyah Binti Masdar nomor porsi 3000756575. (miftahurahmat/rio/bs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *