Home / FKA Petugas Haji Indonesia / Kunjungi Alumni Petugas Haji yang Wafat, Khoirizi : Allah Sayang dengan Almarhum, Sekarang Dia Telah Pergi…

Kunjungi Alumni Petugas Haji yang Wafat, Khoirizi : Allah Sayang dengan Almarhum, Sekarang Dia Telah Pergi…

Kunjungi Alumni Petugas Haji yang Wafat, Khoirizi : Allah Sayang dengan Almarhum, Sekarang Dia Telah Pergi
Tak kuat menahan air mata kesedihan, istri almarhum Sardi langsung memeluk Khoirizi, ingin mengadukan kepedihan yang mendalam atas kepergian suaminya tercinta, yang tak disangka-sangka begitu cepat meninggalkannya.

Jakarta, Bisnis Syariah – Direktur Bina Haji, Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah, Kementerian Agama, Khoirizi H Dasir menyampaikan ucapan bela sungkawa atas wafatnya H. Sardi bin H. Rangkok, alumni petugas haji Indonesia. Sejak wafat Sabtu pagi, (11/06/2019), diperoleh informasi bahwa kediamaan almarhum di jalan Oscar I Rt.01 Rw.02,  Kelurahan Bambu Apus, Kecamatan Pamulang, Kota Tangerang Selatan, Banten, semakin ramai dikunjungi tetangga, sahabat, sanak keluarga, kerabat, dan rekan kerja dari Kementerian Agama yang datang berbondong-bondong, seakan-akan ikut merasakan hilangnya sosok yang dikenal sangat baik dan rendah hati ini.

“Kami menyampaikan duka yang sedalam-dalamnya atas nama keluarga besar Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, dan juga atas nama pribadi, serta sekaligus sebagai sahabat beliau, yang punya kenangan indah di masa lalu. Allah sayang dengan almarhum, sekarang dia telah pergi. Saya dengan almarhum Sardi itu sudah menjadi sahabat, sejak kita sama-sama meniti karir di biro umum. Dia orang yang sangat baik, punya komitmen, dan terkenal pekerja keras, tetapi hari ini Allah Swt menghendaki lain. Di dalam kacamata Allah mungkin dia lebih baik meninggalkan kehidupan di dunia ini. Sehingga beliau dipanggil hari ini,” ucapnya ketika diwawancarai Bisnis Syariah di ruang kerjanya, Kantor Kementerian Agama pusat, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Selasa sore, (11/06/2019).

Dalam kesempatan itu, Khoirizi juga berpesan kepada keluarga almarhum Sardi, untuk ikhlas melepas kepergiannya. “Jangan ditangisi almarhum. Ikhlaskan almarhum, karena ini yang terbaik buat almarhum. Kenapa ini terjadi, karena Allah Swt meyakini bahwa istrinya mampu mendidik anak-anaknya sepeninggal almarhum. Itu yang paling penting. Oleh sebab itu, saya bersyukur tadi pagi bisa hadir di sana, meski sedikit terlambat karena harus menghadiri agenda rapat pimpinan. Mudah-mudahan ini ada hikmahnya buat kita semua,” tandas Khoirizi yang juga sebagai Ketua Dewan Pembina Forum Komunikasi Alumni Petugas Haji Indonesia (FK APHI) ini lagi. (miftahurrahmat/rio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *